"Mari kita sukseskan Universal Health Coverage (UHC) / Jaminan Kesehatan Bagi Warga Kota Probolinggo. Sudahkah anda terdaftar...???"

Yuk! Mengenal apa itu HIV/AIDS

HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, yang dapat menyebabkan penyakit AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). jadi AIDS merupakan Kumpulan gejala penyakit akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh oleh HIV.

AIDS sebenarnya penyakit yang berasal dari Negara Afrika dan hanya terdapat pada kera, dan tanpa disadari virus HIV tersebut menular ke manusia dan dari situlah virus HIV menyebar ke berbagai negara. Sampai sekarang ini masih banyak kasus HIV/AIDS di berbagai negara, mungkin karena kurangnya pengetahuan penduduknya atau karena penduduknya yang menganggap penyakit HIV/AIDS hanya penyakit biasa saja.

     Cara penularan HIV / AIDS :

  1. Kontak Darah : 11,82 % (Hetero seksual / Homo Seksual)
  2. Kontak Seksual : 79,5 % (Transfusi / Penggunaan jarum suntik berulang)
  3. Perinatal : 3, 65 % (Kehamilan / Proses persalinan / pemberian ASI)

(sumber : Data Suervailans HIV AIDS seksi P2 Jatim)

 

Dimana HIV Berada ?

– Cairan Sperma
– Cairan Vagina
– Air susu ibu

HIV ditularkan dari ibu HIV+ ke bayinya bisa saat kehamilan, pada saat melahirkan dan setelah melahirkan.

Perkembangan dari HIV menjadi AIDS

  1. Tahap infeksi akut dan asintomatik / periode jendela (3-6 bulan setelah tertular HIV)
  2. Tahap Sintomatik Ringan / HIV+  (3-10 Tahun setelah tertular HIV)
  3. Tahap AIDS / 1-2 Tahun setelah HIV+.

Stadium klinis HIV

1. Stadium Klinis 1
– Tidak ada  gejala
– Pembesaran Kelenjar Limfa Menetap (Persistant Generalized Lymphadenopathy

2. Stadium Klinis 2
– Berat badan menurun <10% dari BB semula
– Infeksisaluran napas berulang (sinusitis, tonsilitis,otitis media, faringitis)
– Herpe zoster
– Cheilitis angularis
– ulkus oral yang berulang
– papular pruritic eruption
– Dermatitis seboroika
– Infeksi jamur kuku

3. Stadium Klinis 3
– Berat badan menurun >10% dari BB semula
– Diare kronis yang tidak diketahui penyebabnya > 1 bulan\
– Demam persisten tanpa sebab yang jelas yang intermiten atau konstan > 37, 50C) > 1 bulan
– Kandidiasis Oral Persisten (thrush)
– Oral Hairy Leukoplakia
– TB Paru
– Infeksi bakteri berat (pneumonia, empiema, pyomiositis, infeksi tulang atau sandi, meningitis atau bakteremia)
– Stomatitis ulseratif nekrotizing akut, gingivitis atau periodentitis
– Anemi (<8g/dl), netropeni (<0,5 x100/L) dan atau trombositopeni kronis yang tidak dapat diterangkan sebabnya.

4. Stadium Klinis 4
– HIV wasting syndrome (BB turun 10 % + diare kronik > 1 bulan atau demam > 1 bulan  yang tidak disebabkan penyakit lain )
– Pneumonia Pneumocyzstis (PCP)
– Pneumonia bakteri berat yang berulang
– Infeksi herpes simpleks kronis (orobial, genital atau anorektal > 1 bulan atau viseral)
– kandidiasis esofagus ( atau trakea, bronkus, paru)
– TB ekstra paru
– Sarkoma Kaposi- Infeksi Cytomegalovirus (CMV) (retinitis atau organ lain)
– Toksoplasma SSP
– Enselofalopati HIV
– Kriptokokus ekstra pulmoner termasuk meningitis

 

KELOMPOK RESIKO TINGGI TERTULAR HIV :

– Sering berganti pasangan
– penerima transfusi darah
– Bayi yang dilahirkan dari ibu penderita HIV
– Kelompok berperilaku beresiko (PSK, Gay, Waria, LSL)
– Pecandu Narkoba Suntik
– Tenaga Kesehatan

HIV / AIDS tidak menular melalui :

– Bersalaman
– Gigitan Nyamuk
– udara
– berciuman
– kontak sosial

Cegah HIV dengan :

  1. ABSEN (Tidak berhubungan sekes saat jauh dari pasangan)
  2. Be Faithful / Setia (Tidak gonta-ganti pasangan)
  3. Condom (memakai kondom saat melakukan berhubungan)
  4. Drugs (Tidak mengkonsumsi Narkoba)
  5. Education (Aktif mencari informasi yang benar)

Adakah obat untuk penderita HIV/AIDS ?

Anti Retroviral (ARV) adalah obat bagi ODHA untuk menjaga stamina dan mengendalikan jumlah HIV dalam tubuh. ARV bisa di dapatkan di RS Jejaring (RSUD dr. Moch. Saleh. dan RSUD Waluyo Jati)

“JANGAN MENGUCILKAN DAN MENJAUHI PENDERITA HIV KARENA MEREKA MEMBUTUHKAN BANTUAN DAN DUKUNGAN AGAR BISA MELANJUTKAN HIDUP”

Launching SIDeKa Pro Oleh Ibu Walikota Probolinggo

Dalam rangka penyusunan proyek perubahan Kepala Dinas Kesehatan Kota Probolinggo serta dalam rangka mendukung Kota Probolinggo sebagai smart city, Dinas Kesehatan membuat aplikasi Sistem Informasi Pelaporang Dinas Kesehatan Kota Probolinggo (SIDeKa Pro).

Pada hari Rabu, 24 Mei 2017, bertempat di Sabha Bina Praja, Ibu Walikota Probolinggo secara resmi melaunching SIDeKa Pro . Aplikasi ini dibuat dengan tujuan untuk memudahkan pelaporan dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Rumah sakit / Klinik swasta) ke Dinas Kesehatan Kota Probolinggo. SIDeKa Pro merupakan aplikasi berbasis cloud untuk kemudahan akses bagi user Pelayanan Kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *