foto1
sukabumi
foto1
ketapang
foto1
jati
foto1
wonoasih
foto1
kedopok




 web pangan web pangan1 web pangan3

 Pangan merupakan kebutuhan mendasar bagi manusia dan pemerintah berkewajiban menjamin ketersediaan pangan dalam jumlah yang cukup, aman, bermutu, dan bergizi. Karena pangan sangat penting bagi pertumbuhan, pemeliharaan dan peningkatan derajat kesehatan, serta kecerdasan masyarakat untuk melaksanakan pembangunan nasional. sebagaimana diamanatkan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.Pangan sebagai komoditas dagang memerlukan dukungan sistem perdagangan pangan yang jujur dan bertanggung jawab.

Sistem pengawasan pangan ini melibatkan sector produsen yang bertanggung jawab terhadap produk yang diproduksinya sebelum diedarkan Pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan bekerja sama dengan sector terkait dan Masyarakat berperan dalam pengawasan produk pangan setelah diedarkan. Pemerintah bertanggung jawab dalam menyelenggarakan pembinaan, pengaturan, pengendalian, dan pengawasan terhadap ketersediaan pangan yang tidak hanya cukup, tetapi juga harus bermutu, aman, dan bergizi.

Sedang masyarakat sebagai konsumen memiliki peran yang sangat luas dalam mewujudkan perlindungan bagi orang yang mengkonsumsi pangan dan menyampaikan permasalahan, masukan atau cara pemecahan mengenai hal-hal dibidang pangan.System pengawasan berlapis tersebut bukan hanya sebagai saringan terhadap peredaran produk pangan yang tidak memenuhi persyaratan mutu, manfaat dan keamanan, namun sebagai wadah sosialisasi dan pembinaan terhadap pelaku usaha.

workshop ABK dan ANJAB

 

Pembangunan kesehatan merupakan bagian dari pembangunan nasional dalam rangka untuk mewujudkan derajad kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Serta untuk meningkatkan kualitas hidup manusia indonesia. Dimana untuk memenuhi hal tersebut diperlukan kecukupan tenaga di sarana pelayanan kesehatan, diantaranya di puskesmas. Untuk memenuhi kecukupan tenaga/sdm kesehatan diperlukan penyusunan kebutuhan sdm kesehatan di masing-masing sarana pelayanan kesehatan (puskesmas) dengan cara :

  • Analisa Jabatan (ANJAB)
  • Analisa Beban Kerja (ABK)

Kegiatan perencanaan kebutuhan SDM kesehatan ini juga mengacu pada Permenkes 33 Tahun 2015 tentang Pedoman Penyusunan Perencanaan Kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan.

Indonesia telah dinyatakan bebas polio bersama dengan negara anggota WHO di South East Asia Region (SEAR) pada bulan Maret 2014. Untuk mempertahankan keberhasilan tersebut, dan sebagai bagian melaksanakan komitmen mewujudkan Dunia Bebas Polio, Indonesia perlu memperkuat pelaksanaan program imunisasi rutin polio dan kegiatan imunisasi tambahan yaitu Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang akan dilaksanakan pada tanggal 8-15 Maret 2016.

Foto kegiatan

Stop Demam Berdarah

  • A1.png
  • A2.png
  • A3.png
  • A4.png
  • A5.png
  • A6.png
  • A7.png
  • A8.png

Statistik Pengunjung

25124
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
310
168
493
783
2802
2844
25124

Forecast Today
384

19.94%
3.78%
2.41%
0.70%
0.14%
73.03%
Online (15 minutes ago):7
7 guests
no members

Your IP:54.166.170.173



Copyright © 2016 Copyright Dinkes Kota Probolinggo Rights Reserved.